IndonesiaIndonesia| EnglishEnglish

LPPM Universitas Brawijaya selalu mengupayakan dalam memberikan motivasi kepada peneliti internal untuk dapat berkompetisi di kancah nasional melalui pendanaan proposal DRTPM. Pada Rabu (28/2), LPPM menghadirkan langsung Direktur Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Prof Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr., untuk hadir memberikan arahan dan kebijakan strategis penguatan dan pengembangan riset Dikti.
Wakil Rektor bidang Riset dan Inovasi Prof Unti Ludigdo yang hadir membuka kegiatan lokakarya menyampaikan harapannya agar kancah UB dalam mewarnai perisetan dan perinovasian nacional, menjadi lebih tinggi. Diharapkan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB itu, kualitas dan reputasi UB dalam bersinergi, dan berkolaborasi dengan pihak internasional, semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Sementara itu dalam sambutannya Ketua LPPM UB, Prof. Luchman Hakim menjelaskan bahwa kegiatan Lokakarya penting dilakukan dalam rangka continuos improvement penelitian, dan pengabdian di Universitas Brawijaya. “Pendanaan UB untuk membiayai kegiatan riset dan pengabdian sangat terbatas. Sementara tuntutan terhadap UB semakin tinggi. Karenanya LPPM harus terus berupaya memperoleh funding-funding eksternal,” demikian ungkap Guru Besar FMIPA itu.
Ditambahkan Ketua Pelaksana kegiatan Dr. Sc. Lukman Hakim, upaya memotivasi seluruh peneliti di UB untuk turut berkompetisi di BIMA merupakan kepedulian LPPM agar dosen tidak hanya mengandalkan pendanaan internal. Ini juga untuk meningkatkan posisi tawar UB di kancah nacional.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur DRTPM Ditjen Diktiristek Prof Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr, menerangkan bahwa potensi komparatif Indonesia sangat luar biasa. Meski demikian secara competitiveneess belum terlihat. “Potensi tersebut harus ditransformasikan menjadi produksi. Kualitas perguruan tinggi bukan dinilai dari apa yang dimiliki namun dari apa yang dihasilkan. Untuk itu semakin tinggi TKT, konteks riset juga harus lintas disiplin. Ini agar mampu menjawab tantangan dunia luar,” ujarnya.
Narasumber yang juga hadir dalam Lokakarya adalah Prof Dr. Rer. Nat. Fredy Kurniawan, M.Si dari Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya yang memamarkan langkah penyusunan proposal kompetitif penelitian. Sedangkan untuk pengabdian disampaikan oleh guru besar UNS Prof. Dr. Okid Parama Astrin, MS.

Tingkatkan Reputasi RTPM UB, LPPM Gelar Lokakarya Penulisan Proposal DRTPM