Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di daerah setingkat desa yang berupaya untuk memberikan pelatihan, dan pendidikan lebih baik. Lewat kegiatan pelatihan kriya ini, mahasiswa dapat mengajak masyarakat untuk lebih kreatif dan mampu meningkatkan perekonomian daerah melalui hasil karya yang bernilai ekonomis.

Sebagai lembaga yang membawahi Pusat Pelayanan KKN, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar acara Sosialisasi Pembekalan Mahasiswa KKN pada 6-7 Juni 2022. Selain beberapa pejabat LPPM, acara yang digelar secara daring ini dihadiri oleh Yusron Sugiarto, STP., M.Sc, MP., Ph.D selaku Kepala Pusat Layanan KKN, Agung Nugroho, SE., MM., MM (HRM) Sekretaris Pusat Pelayanan, dan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN.

Dalam sambutan pembukaannya Ketua LPPM, Prof. Luchman Hakim S.Si., M.Agr.Sc., Ph.D., menyampaikan KKN adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Ragam kegiatan KKN yang tercipta di UB, yang kita kenal dengan KKN Tematik, dikarenakan setiap kegiatan yang ada di fakultas, atau diinisiasi program studi memiliki tema-tema tertentu. Dimana tema-tema tersebut dikaitkan dengan visi misi kelembagaan yang menaungi KKN dan harapannya mampu menjawab, dan memecahkan isu-isu strategis”, ungkapnya.

Hadir sebagai pemateri, Edriana Pangastuti, SE., M.Si., DBA., selaku Ketua Pusat Studi Pariwisata LPPM UB dengan materinya yang berjudul “Pengembangan dan Pemetaan Potensi Lokal Desa menjadi Desa Wisata”. Berdasarkan materi yang disampaikan dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya ini berharap akan banyak memberikan informasi bagi mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN, dalam rangka mengeksplorasi potensi-potensi yang ada lokasi KKN.

Di hari kedua kegiatan, hadir sebagai narasumber Nazhif Ubaidillah mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian UB dengan materi “videografi”. Disampaikan Nazhif, sebagai videografer dan content creator untuk kegiatan KKN banyak informasi yang dapat disampaikan. Apakah dalam bentuk audio maupun visual. Dengan video diharapkan mampu menjangkau penyebaran informasi yang lebih luas.[lia,reva&ika]