Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya (LPPM UB) kembali meluncurkan skema hibah penelitian bagi pusat studi di LPPM, dan hibah penelitian strategis bagi dosen Universitas Brawijaya dalam “Sosialisasi Hibah Penguatan Pusat Studi dan Hibah Penelitian Strategis”, Senin (30/5), melalui pertemuan daring. Kedua skema yang ditawarkan ini adalah hibah penelitian untuk terakhir kalinya diluncurkan LPPM UB.
Penguatan pusat studi merupakan concern LPPM UB dalam mengembangkan riset, yang ditujukan bagi pusat studi yang berada di bawah LPPM. Dimana tahun ini, tidak melibatkan pendanaan Kelompok Kajian dari fakultas. “Untuk hibah penguatan pusat studi ini concern utamanya berbeda dari skema penelitian lainnya. Concern utamanya adalah membangun academic atmosfer di pusat studi agar well-recognized di sisi nasional, regional maupun internasional,” demikian ungkap Ketua LPPM UB, Prof. Luchman hakim., SSi., MSc.Agr., PhD.
Sementara untuk hibah penelitian strategis, Ketua Pusat Penelitian LPPM UB Prof. Dr. Sc. Asep A. Prihanto, SPi., MP., menyampaikan hibah ini menargetkan pada riset yang terintegrasi menuju pusat unggulan UB berkelanjutan, yang mengedepankan tema Biosfer Integrated Research.
Seluruh dosen Universitas Brawijaya yang memiliki NIDN, dan memenuhi kriteria, dapat mengajukan proposal skema ini. Pengusulan berakhir pada 13 Juni 2022 dengan detil pengumuman pada website LPPM UB.[lia/retna]