Program Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Desa Mandiri di Era Industri 4.0

Melalui kegiatan Doktor Mengabdi, KKN Tematik dan Pengembangan Desa, LPPM Universitas Brawijaya bertekad untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka percepatan desa mandiri di era industri 4.0. Universitas Brawijaya berencana untuk menjalin kerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam melaksanakan beberapa kegiatan pembangunan desa menuju desa mandiri unggul.

“Berbicara bagaimana membangun desa, kita sebagai dosen UB seharusnya mencatat sejarah dengan mengamalkan ilmu kita untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Doktor Mengabdi dan Institusi Mengabdi” pesan Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Nuhfil Hanani dalam membuka acara ini, Kamis, 4 April 2019 di Ruang Jamuan Lt 6 Gedung Rektorat.

Prof. Haryono Suyono, selaku Tim Pakar Kementerian Desa PDTT RI, menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas desa. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan materi “Peran Perguruan Tinggi dalam pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”. Harapannya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Perguruan Tinggi melalui kegiatan mahasiswa dan dosen, desa yang maju dan mandiri dapat segera terwujud.

Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Doktor Mengabdi UB, Dr. Sugiarto menyampaikan bahwa dengan adanya potensi pengembangan desa ini diharapkan agar dosen Universitas Brawijaya memanfaatkan kesempatan pendaftaran program Doktor Mengabdi yang saat ini peminatnya masih 147 pendaftar. Harapannya ketika pendaftaran ditutup tanggal 14 April nanti, antusias dosen sudah bertambah. Kegiatan Doktor Mengabdi ini akan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan KKN untuk mengembangkan desa yang tentunya memberikan iklim positif dalam percepatan desa mandiri di era indurtri 4.0.