Tersebar hampir di seluruh wilayah NKRI, dan internasional, KKN PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) UGM telah mengembangkan manajemen pengelolaannya dengan paradigma “Empowerment” dan berbasis riset. Manajemen pengelolaan ini yang merupakan core penting untuk digali oleh Tim KKN Universitas Brawijaya, di antaranya terkait persyaratan peserta, alur/prosedur pelaksanaan, usulan lokasi, pembekalan, pelaporan dan penilaian, serta sharing berbagai permasalahan, dan terobosan dalam pelaksanaan KKN. Demikian sebagaimana terungkap pada Kamis (21/4) saat jajaran pimpinan KKN PPM UGM melakukan kunjungan ke LPPM UB.

Dipimpin langsung oleh Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Prof. Irfan D. Priyambodo, kunjungan jajaran pimpinan KKN PPM UGM itu merupakan kunjungan balasan ketika LPPM Universitas Brawijaya melakukan Studi Inspirasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN LPPM UB ke UGM pada Kamis (24/3).

Terungkap pula dalam kunjungan, salah satu terobosan pelaksanaan KKN UGM yang menyediakan aplikasi bagi PEMDA (instansi/bukan perseorangan) untuk melakukan input data rekomendasi lokasi KKN. Aplikasi ini menjadikan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berjalan sinergi secara baik antara UGM dengan PEMDA. “Aplikasi ini menjadikan program pengabdian masyarakat UGM berkelanjutan (sustainable) dan memenuhi target pemberdayaan masyarakat”, pungkas Prof. Irfan.