MERIA Research Colloquium (ICMAC 2018)

Pelatihan Program Monitoring Educators & Researchers in ASEAN (MERIA) Tahun 2018 merupakan suatu program pendampingan kepada 20 dosen bergelar doktor yang mewakili tiap fakultas dan pusat studi untuk menghasilkan luaran penelitian berupa jurnal terindeks scopus. Program ini merupakan kerjasama antara LPPM UB dengan International Centre for ASEANA Management (ICAM) yang menggandeng pemateri dari para editor jurnal terindeks scopus.

Pada sesi ke 6 kegiatan Meria ini diadakan research colloquium bertajuk International Conference for Managing the Asian Century (ICMAC) 2018 dengan mengambil tema: Innovations and Technology for Sustainable Development pada 8-9 November 2018 di Novotel Samator Surabaya. Editorial panel pada acara ini diantaranya Dr. Fred Chung, Prof. Dr. Jhon Vong, Dr. Fred Chung, Dr. Cheh Goh, Gary Thong Kon Hong, dan Eddy John Sng.  Turut hadir dalam acara ini yakni Dr. Ir. Jumain Appe, Msi selaku Direktur Jenderal Ditjen Penguatan Inovasi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, yang menyampaikan materi The Importance of Research and Publication. Beliau mengapresiasi dan siap membantu untuk mendorong pelaksanaan skema penelitian pendorong inovasi.

Setelah menghasilkan paper yang disubmit ke jurnal terindeks scopus pada Meria research for preconference di Bali lalu, peserta telah diminta mengumpulkan draft paper yang baru untuk kemudian dipresentasikan melalui research colloquium ini. Dari komentar dan masukan dari editorial panel selanjutnya akan dijadikan bahan masukan untuk merevisi draft paper.

Dr. Fred Chung menyatakan apresiasi positifnya terhadap penelitian-penelitian Universitas Brawijaya yang membuatnya terinspirasi. Prof. Vong menambahkan bahwa di setiap conference peserta dan editorial panel belajar hal-hal baru dan saling memperkaya ilmu pengetahuan. Khusus untuk LPPM sebagai host dari Universitas Brawijaya, beliau menyatakan bahwa hasil-hasil penelitian ini diharapan akan berdampak positif bagi masyarakat dan ada keberlanjutan.

Menanggapi hal tersebut, KKJF Bidang Penelitian LPPM UB, Sugiono,PhD, menyampaikan harapannya agar LPPM UB dan ICAM tetap bisa melanjutkan kolaborasi pada bidang lain selain publikasi, yakni kolaborasi penelitian di level internasional untuk mendukung peningkatan ranking universitas.