FGD Pengembangan Model Desa Berdaya untuk Akselerasi Desa Mandiri

Dalam menindaklanjuti himbauan Ketua Komite Penasehat Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi, Prof. Haryono Suyono, kepada Ketua LPPM Perguruan Tinggi Mitra Kemendesa mengenai Empat Program Prioritas Kemendesa, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya mengadakan Focus Group Discussion Pengembangan Model Desa Berdaya untuk Akselerasi Desa Mandiri  pada tanggal 10 Maret 2018 di Hotel Santika Premiere Malang.

Ketua LPPM UB, Dr. Bambang Susilo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LPPM UB berantusias untuk mendapatkan semangat dan teladan yang luar biasa dari Prof Haryono Suyono dalam mengimplementasikan program LPPM UB terkait pengembangan model desa berdaya untuk diaplikasikan di bidang ekonomi, kependudukan dan ketenagakerjaan. Hal ini mengingat potensi desa yang sangat luar biasa baik sumberdaya manusia maupun sumber daya alamnya. Materi mengenai pengembangan model desa berdaya ini selanjutnya  disampaikan oleh Ketua Pusat Studi KKN UB, Dr. Susinggih Wijana.

Sebelum menanggapi presentasi konsep model desa berdaya tersebut, Prof Haryono Suyono memaparkan Empat Program Prioritas  yang dikembangkan oleh Kementerian Desa PDTT. Selanjutnya, beliau memaparkan keterkaitan program-program tersebut dengan model desa berdaya dengan beberapa point usulan, salah satunya mengenai indikator berdaya yakni keluarga berdaya. Hal ini mengacu pada konsep SDGs yang langsung menuju sasaran unit terkecil masyarakat dari desa berdaya yakni keluarga. Untuk menuju desa berdaya, beliau menambahkan, memang telah tepat dikembangkan melalui mahasiswa KKN mengingat minimnya birokrasi.

Selanjutnya, dalam menganggapi penjelasan Prof. Haryono Suyono terkait perlunya pengembangan SDM melalui pelatihan di desa yang dapat dilaksanakan universitas melalui Bumdes, Sekretaris LPPM UB memaparkan mengenai program sekolah desa yang telah digagas oleh Universitas Brawijaya dan perlu dikembangkan bersama universitas lain di Indonesia.

Kedepan, Prof. Haryono Suyono selaku Ketua Komite Penasehat Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi mengundang tim LPPM UB untuk mempresentasikan program-programnya di Jakarta dan Surabaya untuk tindak lanjut dan sosialisasi keikutsertaan Universitas Brawijaya dalam mendukung program Kemendesa.